Seleksi Penerimaan CPNS LIPI Tahun 2019

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 590 Tahun 2019 tanggal 27 September 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Tahun Anggaran 2019, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019, yang akan ditugaskan di lingkungan LIPI, sebagai berikut:

  1. JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN JUMLAH ALOKASI FORMASI
    Rincian kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil LIPI sebagaimana tercantum pada lampiran pengumuman ini sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
  2. KRITERIA PELAMAR
    Kriteria pelamar ditentukan berdasarkan Jenis Formasi.
    1. Formasi Khusus, terdiri dari:
      1. Cumlaude, diperuntukkan bagi pelamar Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude) dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah.
        Calon pelamar lulusan Perguruan Tinggi luar negeri dapat mendaftar pada formasi khusus termasuk kategori lulus “Dengan Pujian”/Cumlaude setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara “Dengan Pujian”/Cumlaude dari kementerian yang menyelenggarakaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi.
      2. Disabilitas, diperuntukkan bagi pelamar yang menyandang disabilitas/berkebutuhan khusus dengan kriteria mampu melakukan tugas seperti menganalisis, mengoperasikan komputer, serta menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi, yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasannya.
      3. Diaspora, diperuntukkan bagi pelamar Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Paspor Indonesia yang masih berlaku dan menetap di luar wilayah Republik Indonesia serta bekerja sebagai tenaga profesional di bidangnya, yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari tempat yang bersangkutan bekerja minimal selama 2 (dua) tahun. Pelamar tidak sedang menempuh post doctoral yang dibiayai oleh Pemerintah.
      4. Putra/Putri Papua dan Papua Barat, diperuntukan bagi calon pelamar yang merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu asli Papua/Papua Barat), dibuktikan dengan akte kelahiran atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku.
    2. Formasi umum diperuntukan bagi pelamar yang tidak termasuk kriteria sebagaimana angka 1 huruf a, b, c dan d diatas.
    3. Setiap pelamar wajib memenuhi persyaratan pelamaran sesuai persyaratan untuk formasi yang dilamar. Penyandang disabilitas dapat melamar pada setiap jabatan, unit penempatan, dan jenis formasi yang tersedia, dengan melampirkan surat keterangan dokter Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasannya.
  1. PERSYARATAN
    1. PERSYARATAN UMUM (Formasi Jenis Cumlaude, Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat dan Umum)
      1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
      2. Sehat jasmani dan rohani.
      3. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap.
      4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
      5. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah.
      6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
      7. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir).
      8. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
      9. Bagi Wanita tidak bertato/bekas tato dan tindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain di telinga kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat, dan bagi Pria tidak bertato/bekas tato dan tindik/bekas tindik anggota badan lainnya kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat.
      10. Berusia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar, kecuali pelamar untuk formasi jabatan Peneliti Ahli Muda dengan pendidikan S-3 (Doktor) berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun pada saat melamar.
      11. Memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan persyaratan jabatan, serta memenuhi syarat kompetensi akademis dengan ketentuan sebagai berikut:
        1. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (tiga koma nol) pada skala 4 (empat) untuk setiap formasi jabatan berkualifikasi pendidikan S-1 (Sarjana) dan S-2 (Magister).
        2. Bagi pelamar dari lulusan perguruan tinggi luar negeri yang tidak memiliki IPK, wajib menyertakan salinan transkrip nilai (Transcript of Records atau Academic Records) dalam bahasa Inggris, dan/atau salinan Tesis (untuk S-2) dalam bahasa Inggris yang meliputi: title page, abstract, conclusion.
        3. Pelamar untuk formasi jabatan Peneliti Ahli Muda dengan kualifikasi pendidikan S-3 tidak memerlukan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), namun wajib memiliki Hasil Kerja Minimal (HKM) sebagai berikut:
          1. Pernah memperoleh dana penelitian, minimal berupa beasiswa S-3;
          2. Pernah menjadi pemakalah di pertemuan ilmiah yang dibuktikan dengan manuskrip, sertifikat/surat keterangan menjadi pemakalah;
          3. Mempunyai karya tulis ilmiah dalam bentuk artikel di prosiding ilmiah yang diterbitkan, berjumlah 2 (dua) buah dan berperan sebagai kontributor utama;
          4. Memiliki artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal ilmiah minimal terakreditasi nasional, atau buku ilmiah diterbitkan penerbit nasional, atau naskah akademis Rancangan Perdirjen atau Rancangan Perda, atau kekayaan intelektual bersertifikat terdaftar, berjumlah 3 (tiga) buah dan berperan sebagai kontributor utama;
          5. Poin iii dapat dapat digantikan dengan point iv pada kategori jurnal ilmiah dan buku ilmiah;
          6. Pilihan pada poin iv paling sedikit harus ada 1 (satu) buah berupa artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal ilmiah minimal terakreditasi nasional.
      12. Bagi pelamar lulusan perguruan tinggi dalam negeri, program studi harus memiliki akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT).
      13. Bagi pelamar dari lulusan perguruan tinggi luar negeri, wajib menyertakan surat penyetaraan ijazah luar negeri yang diterbitkan oleh kementerian yang menyelenggarakaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi.
      14. Peserta yang mengikuti program beasiswa dan telah ditetapkan sebagai CPNS dapat melanjutkan beasiswa 1 (satu) tahun setelah diangkat sebagai PNS.
    2. PERSYARATAN KHUSUS
      1. Pelamar Formasi Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude)
        1. Memiliki kualifikasi pendidikan dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi A/unggul dan Program Studi yang terakreditasi A/Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan dan terdapat keterangan lulus cumlaude/dengan pujian pada ijazah atau transkrip nilai ijazah, atau sertifikat lulusan terbaik berpredikat pujian (cumlaude) yang diterbitkan oleh Perguruan Tinggi/Fakultas.
        2. Apabila akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tidak tertulis di dalam ijazah dan/atau transkrip nilai dan/atau sertifikat akreditasi, maka dibuktikan dengan surat keterangan dari Fakultas.
        3. Apabila predikat lulusan terbaik tidak tertulis di dalam ijazah dan/atau transkrip nilai, atau sertifikat lulusan terbaik berpredikat pujian (cumlaude) yang diterbitkan oleh Perguruan Tinggi/Fakultas, maka dibuktikan dengan surat keterangan dari Fakultas.
        4. Calon pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi luar negeri dapat mendaftar pada formasi khusus termasuk kategori lulus “Dengan Pujian”/Cumlaude setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara “Dengan Pujian”/Cumlaude dari kementerian yang menyelenggarakaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi.
      2. Pelamar Formasi Penyandang Disabilitas
        1. Pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit pemerintah/Puskesmas yang dapat menerangkan jenis/tingkat disabilitas.
      3. Pelamar Formasi Diaspora
        1. Pelamar merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Paspor Indonesia yang masih berlaku dan menetap di luar wilayah Republik Indonesia serta bekerja sebagai tenaga profesional di bidangnya, yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari tempat yang bersangkutan bekerja minimal selama 2 (dua) tahun.
        2. Pelamar bebas dari permasalahan hukum, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dan tidak terafiliasi pada ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, yang dibuktikan dengan surat keterangan bebas dari permasalahan hukum yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri.
        3. Pelamar tidak sedang menempuh post doctoral yang dibiayai oleh Pemerintah Indonesia, yang dibuktikan dengan Surat Pernyataan Sumber Pembiayaan dari lembaga tempat pelamar menempuh post doctoral pada saat melamar.
        4. Penyetaraan ijazah pelamar lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri oleh kementerian yang menyelenggarakaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi dapat dilakukan setelah pelamar formasi diaspora dinyatakan lulus dan diterima sebagai CPNS sebagai dokumen kelengkapan penetapan NIP dari BKN.
      4. Pelamar Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat
        1. Pelamar memiliki garis keturunan orang tua (bapak atau ibu kandung) asli Papua dan Papua Barat, yang dibuktikan dengan akte kelahiran atau surat keterangan lahir pelamar dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku.
  2. TATA CARA PENDAFTARAN DAN DOKUMEN PERSYARATAN
    1. Melakukan registrasi  secara  daring  (online)  melalui    laman   https://sscn.bkn.go.id   mulai  tanggal   11 November 2019 d. 24 November 2019 (ditutup pukul 24.00 WIB), dengan mengisi form yang telah disediakan menggunakan data kependudukan yang valid (Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk / Kartu Keluarga dan Nomor Kartu Keluarga).
    2. Tata cara registrasi untuk pelamar formasi Diaspora akan diatur lebih lanjut dan diinformasikan melalui https://cpns.lipi.go.id.
    3. Dokumen persyaratan yang harus diunggah dalam laman  https://sscn.bkn.go.id, terdiri dari:
      1. Surat lamaran ditujukan kepada Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Jakarta, ditulis tangan dengan pena bertinta hitam, bermaterai Rp. 6000,- dan ditandatangani dengan pena bertinta hitam (format surat lamaran dapat diunduh dari laman https://cpns.lipi.go.id, pada menu Berkas Digital).
      2. Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) asli atau Surat Keterangan telah melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Apabila domisili pelamar tidak sesuai dengan alamat KTP, yang bersangkutan harus membuat surat keterangan dari Lurah/Kepala Desa yang menyatakan yang bersangkutan telah domisili di tempat tersebut minimal 1 tahun.
      3. Ijazah dan transkrip nilai ;
        1. Ijazah dan transkrip nilai asli, sesuai dengan kualifikasi pendidikan pada jabatan yang dilamar. Tidak diperkenankan menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL).
        2. Bagi lulusan perguruan tinggi di luar negeri, wajib menyertakan dokumen asli Surat Penyetaraan Ijazah Luar Negeri yang diterbitkan oleh kementerian yang menyelenggarakaan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi, kecuali untuk pelamar formasi khusus Diaspora.
      4. Sertifikat Akreditasi Perguruan Tinggi ;
        1. Sertifikat Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi pada saat ijazah dikeluarkan, yang diterbitkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), apabila akreditasi tidak tertulis di dalam ijazah dan/atau transkrip nilai;
        2. Apabila Sertifikat Akreditsi tidak ada, dapat diganti dengan Surat Keterangan dari Fakultas yang menerangkan status akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi pada saat ijazah dikeluarkan.
      5. Bagi pelamar lulusan perguruan tiggi luar negeri yang tidak memiliki IPK, wajib menyertakan Salinan transkrip nilai (Transcript of Records atau Academic Records) dalam bahasa Inggris, dan/atau salinan Tesis dalam bahasa Inggris (untuk S-2) yang meliputi: title page, abstract, conclusion.
      6. Bagi pelamar untuk formasi jabatan Peneliti Ahli Muda (dengan kualifikasi pendidikan S-3), wajib melampirkan:
        1. Surat keterangan/bukti pernah memperoleh dana penelitian, minimal berupa beasiswa S-3;
        2. Manuskrip dan sertifikat/surat keterangan sebagai bukti menjadi pemakalah dalam sebuah pertemuan ilmiah;
        3. 2 (dua) buah karya tulis ilmiah dalam bentuk artikel di prosiding ilmiah yang diterbitkan, dan berperan sebagai kontributor utama;
        4. 3 (tiga) buah artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal ilmiah minimal terakreditasi nasional, atau buku ilmiah diterbitkan penerbit nasional, atau naskah akademis R-Perdirjen atau R-Perda, atau kekayaan intelektual bersertifikat terdaftar, dan berperan sebagai kontributor utama;
          Catatan: 
          • Poin 3 dapat dapat digantikan dengan poin 4 pada kategori jurnal ilmiah dan buku ilmiah;
          • Pilihan pada poin 4 paling sedikit harus ada 1 (satu) buah berupa artikel ilmiah yang diterbitkan pada jurnal ilmiah minimal terakreditasi nasional.
      7. Surat Pernyataan, yang diketik menggunakan komputer, bermaterai Rp. 6000,- dan ditandatangani oleh pelamar dengan pena bertinta hitam (format surat pernyataan dapat diunduh dari laman https://cpns.lipi.go.id, pada menu Berkas Digital).
      8. Pasfoto terbaru berlatar belakang warna merah berukuran 3 x 4 cm.
      9. Bagi pelamar formasi khusus wajib menambahkan beberapa dokumen sebagai syarat administrasi:
        1. Pelamar Formasi Lulusan Terbaik Berpredikat  Dengan Pujian (Cumlaude), apabila predikat lulusan terbaik tidak tertulis pada ijazah dan/atau transkrip nilai, wajib melampirkan Sertifikat lulusan terbaik berpredikat pujian (cumlaude) yang diterbitkan oleh Perguruan Tinggi/Fakultas atau surat keterangan dari Fakultas yang menerangkan lulusan terbaik berpredikat pujian (cumlaude).
        2. Pelamar Formasi Diaspora, melampirkan:
          1. Ijazah dan transkrip nilai ASLI sesuai dengan kualifikasi pendidikan pada jabatan yang dilamar.
          2. Paspor Indonesia yang masih berlaku.
          3. Surat rekomendasi sebagai tenaga profesional di bidangnya selama minimal 2 (dua) tahun yang dikeluarkan oleh instansi/lembaga tempat pelamar bekerja.
          4. Surat keterangan bebas dari permasalahan hukum yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri, dalam hal ini Kantor Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri yang terdekat dengan lokasi tempat tinggal pelamar.
          5. Bagi pelamar yang sedang menempuh post doctoral, menyertakan surat pernyataan bahwa sumber pembiayaan post doctoral tidak berasal dari Pemerintah Indonesia, yang diterbitkan oleh institusi/lembaga tempat pelamar melaksanakan post doctoral.
            Proses unggah seluruh dokumen persyaratan pelamar formasi diaspora ke laman https://sscn.bkn.go.id, akan diatur lebih lanjut dan diinformasikan melalui https://cpns.lipi.go.id.
        3. Pelamar Formasi Disabilitas, wajib melampirkan surat keterangan disabilitas yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas. Format surat keterangan disabilitas dapat diunduh dari laman https://cpns.lipi.go.id, pada menu Berkas Digital.
        4. Pelamar Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat, wajib melampirkan Akte kelahiran dan/atau surat keterangan lahir pelamar dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku yang menerangkan bahwa orang tua pelamar asli dari Papua atau Papua Barat 
  3. TAHAPAN SELEKSI DAN SISTEM KELULUSAN
    Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) LIPI dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
    1. Seleksi Administrasi
      1. Setelah pelamar mendaftar dan menggunggah dokumen persyaratan sesuai formasi jabatan yang dilamar, akan dilakukan pengecekan kesesuaian/verifikasi secara daring (online) atas data dan dokumen persyaratan yang diunggah pelamar dalam laman https://sscn.bkn.go.id.
      2. Pelamar yang telah dinyatakan lulus verifikasi dokumen secara daring (online) dan menjadi calon peserta Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dapat melakukan pencetakan Kartu Peserta Seleksi CPNS LIPI 2019 melalui laman https://sscn.bkn.go.id.
      3. Selanjutnya, pelamar diwajibkan hadir (dan tidak dapat diwakilkan) untuk melakukan registrasi ulang dan verifikasi fisik, pengaturan jadwal dan lokasi Ujian SKD, dengan membawa Kartu Peserta Seleksi Penerimaan CPNS LIPI Tahun 2019, dan semua dokumen fisik persyaratan sesuai dengan jenis formasi yang dilamar.
      4. Apabila pada saat verifikasi fisik dan registrasi ulang, pelamar tidak dapat menunjukkan bukti fisik dokumen persyaratan sesuai dengan formasi yang dilamar, maka pelamar akan dibatalkan sebagai calon peserta ujian dan tidak dipanggil untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
      5. Lokasi dan jadwal registrasi ulang dan verifikasi fisik bagi pelamar yang lulus Seleksi Administrasi akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman https://cpns.lipi.go.id.
    2. Seleksi Kompetensi Dasar
      1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT), yang terdiri dari ;
        1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
        2. Tes Intelegensi Umum (TIU), dan
        3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
      2. Skor untuk masing-masing materi dapat langsung diketahui oleh peserta ujian pada hari yang sama dengan pelaksanaan ujian.
      3. Kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) didasarkan pada nilai ambang batas (passing grade) yang akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
      4. Hasil SKD secara resmi ditetapkan dan diumumkan melalui laman https://cpns.lipi.go.id
    3. Seleksi Kompetensi Bidang
      1. Peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) adalah pelamar yang dinyatakan memenuhi ambang batas/ Passing Grade l Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
      2. Jumlah pelamar yang dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) paling banyak 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan dari masing-masing formasi berdasarkan peringkat nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
    4. Hasil Kelulusan Seleksi CPNS
      Kelulusan Akhir ditentukan berdasarkan hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang dengan pembobotan sebagai berikut ;
      1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) 40% dan
      2. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) 60%.
  4. LOKASI DAN JADWAL SELEKSI (TENTATIVE)

    Seluruh tahapan Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) LIPI Tahun 2019 akan dilakukan di Jakarta, kecuali bagi pelamar formasi diaspora yang akan diinformasikan kemudian. Penjadwalan seluruh tahapan seleksi adalah sebagai berikut:
    No Kegiatan JADWAL
    1. Pengumuman di situs https://sscn.bkn.go.id 11 November 2019
    2. Registrasi lamaran online melalui https://sscn.bkn.go.id 11 s.d. 27 November 2019
    3. Seleksi dan verifikasi administrasi melalui https://sscn.bkn.go.id 11 November s.d. 12 Desember 2019
    4. Verifikasi dokumen fisik pelamar dan verifikasi disabilitas 11 s.d. 12 Desember 2019
    5. Pengumuman hasil seleksi dan verifikasi administrasi 14 Desember 2019
    6. Masa Sanggah: a. Pengajuan Sanggah (Pelamar) b. Tanggapan Sanggah (LIPI)   16 s.d. 19 Desember 2019 28 Desember 2029
    7. Pengumuman pelamar yang dipanggil mengikuti SKD CAT Januari 2020
    8. Pencetakan nomor ujian Januari/Februari 2020
    8. Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CAT Februari 2020
    9. Pengumuman pelamar yang dipanggil mengikuti SKB Maret 2020
    10. Seleksi Kemampuan Bidang : Substansi Jabatan (CAT) Maret 2020
    11. Seleksi Kemampuan Bidang : Esai dan Wawancara Maret 2020
    12. Integrasi nilai SKD dan SKB April 2020
    13. Pengumuman kelulusan akhir April 2020
    14. Registrasi ulang dan penyerahan berkas pelamar diterima April 2020
    15. Penetapan NIP dan Pengangkatan sebagai CPNS April 2020

    Catatan: Jadwal sebagaimana tersebut dalam tabel adalah jadwal tentatif/sementara. Apabila terdapat perubahan jadwal seleksi akan diumumkan melalui laman https://cpns.lipi.go.id.

  5. LAIN-LAIN
    1. Pendaftaran dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Pelamar dihimbau agar tidak mempercayai apabila ada orang/pihak tertentu (calo) yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang, atau dalam bentuk lain. LIPI tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan LIPI atau Panitia.
    2. Kelulusan adalah prestasi peserta seleksi sendiri. Jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun, maka hal tersebut merupakan tindakan penipuan. Peserta, keluarga dan pihak lain dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apapun yang dilarang dalam Peraturan Perundangan-undangan terkait pelaksanaan seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) LIPI. Apabila dikemudian hari diketahui terdapat pelanggaran terhadap larangan tersebut, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku dan digugurkan kelulusannya.
    3. Peserta P1/TL dapat mendaftar dan mengikuti seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) LIPI Tahun 2019 dengan menggunakan kualifikasi pendidikan yang sama saat melamar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018, pada jabatan dan unit kerja penempatan di formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Akan digunakan nilai terbaik, antara SKD Tahun 2018 dengan nilai SKD Tahun 2019.
    4. Bagi pelamar yang tidak hadir dan/atau tidak mampu mengikuti tahapan seleksi dengan alasan apapun pada waktu dan tempat yang ditetapkan, maka dinyatakan gugur.
    5. Bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi tetapi mengundurkan diri, diwajibkan membuat  Surat Pernyataan Mengundurkan Diri bermeterai Rp 6000,-. Panitia Seleksi dapat menggantikan dengan  pelamar yang memiliki peringkat terbaik dibawahnya berdasarkan hasil keputusan rapat. Format Surat Pernyataan dapat diunduh melalui https://cpns.lipi.go.id.
    6. Apabila dalam pelaksanaan tahapan seleksi atau dikemudian hari setelah adanya pengumuman kelulusan akhir, diketahui terdapat keterangan pelamar yang tidak sesuai/tidak benar, Panitia Seleksi dapat menggugurkan kelulusan yang bersangkutan.
    7. Pelamar yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat surat pernyataan bersedia mengabdi pada instansi yang bersangkutan dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun sejak terhitung mulai tanggal pengangkatan sebagai CPNS.
    8. Dalam hal peserta seleksi sudah dinyatakan lulus oleh LIPI sebagaimana dimaksud pada angka 6 tetap mengajukan pindah, yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri.
    9. Dalam hal peserta seleksi sudah dinyatakan lulus oleh LIPI, tetapi di kemudian hari terbukti kualifikasi pendidikannya tidak sesuai dengan formasi yang dibutuhkan dan/atau tidak memenuhi persyaratan lainnya yang telah ditetapkan, maka LIPI berhak mengumumkan pembatalan kelulusan yang bersangkutan.
    10. Pelamar yang sudah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi dan sudah mendapat persetujuan NIP kemudian mengundurkan diri, kepada yang bersangkutan diberikan sanksi tidak boleh mendaftar pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil untuk periode berikutnya.
    11. Peserta CPNS Tahun 2018 yang sudah ditetapkan NIP oleh BKN dan mengundurkan diri maka tidak dapat mendaftar pada seleksi CPNS Tahun 2019.
    12. Keputusan Panitia Seleksi tidak dapat diganggu gugat.
    13. Penjelasan resmi terkait Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) LIPI dapat dilihat pada laman https://sscn.bkn.go.id dan https://cpns.lipi.go.id.
    14. Informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan seleksi dapat menghubungi Panitia Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) LIPI Tahun 2019, melalui :
      1. Telepon (021) 5225711 Ext. 1468 atau 1245 pada hari kerja (Senin s.d. Jumat) pukul 08:30 s.d. 16:00 WIB.
      2. WA (WhatsApp) Text pada nomor 0821 382 500 88.
      3. Surat Elektronik: cpns@mail.lipi.go.id
      4. Twitter/Instagram: @bosdmlipi.
    15. Pengaduan terkait Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) LIPI Tahun 2019 dapat menghubungi nomor Telepon (021) 5225711 Ext. 1468 atau 1245 pada hari kerja (Senin s.d. Jumat) pukul 08:30 s.d. 16:00 WIB, atau 0821 382 500 88 (hanya melayani WhatsApp text).